BNPB dan Gojek Jalin Kerja Sama Penanggulangan Bencana

Share This :  

Share on twitter
Share on facebook
Share on whatsapp

Kerja sama ini merupakan upaya konkret BNPB dalam pentaheliks, yaitu pelibatan unsur Lembaga usaha dalam penanggulangan bencana. Ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di Kantor Gojek, Jakarta, pada Rabu (19/2), kerja sama ini akan melingkupi beberapa hal, seperti penempatan konten informasi bencana yang tertanam di aplikasi Gojek, pelatihan karyawan dan mitra Gojek, maupun kerja sama bentuk lain yang tidak terbatas pada pemberian bantuan personel maupun logistik.

Chief of Public Policy and Government Relations Gojek  Shinto Nugroho mengatakan, “Dalam jangka panjang, ruang lingkup kerja sama Gojek dan BNPB akan melampaui aktivasi bantuan relawan dan kebutuhan logistik, dan mencakup kerja sama pengembangan inovasi yang berfokus pada edukasi dan diseminasi informasi tentang kebencanaan lewat aplikasi Gojek.

“Selain itu, BNPB juga akan memberikan pelatihan tanggap bencana untuk mitra dan karyawan Gojek,” tambah Shinto.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Utama BNPB Harmensyah menyampaikan, “Kami mengapresiasi komitmen Gojek sebagai perusahaan teknologi on-demand pertama yang berinisiatif menjadi mitra pemerintah dalam usaha penanggulangan bencana di Indonesia. Perlu digaris bawahi bahwa upaya penanggulangan bencana adalah urusan bersama.”

“Melihat respon cepat tanggap yang dilakukan saat banjir di Jabodetabek kemarin, kami percaya kolaborasi bersama Gojek dapat membantu kami menetapkan strategi yang efektif untuk mengelola penanggulangan bencana,” tambah Harmensyah.

BNPB memandang Gojek sebagai pihak yang strategis dalam upaya membangun kesadaran kolektif publik dalam penanggulangan bencana. Melihat jangkauan di tengah masyarakat, Gojek telah beroperasi di 203 kota di Indonesia, sedangkan per kuartal ketiga 2019, aplikasi dan ekosistem Gojek telah diunduh oleh lebih dari 170 juta kali oleh pengguna Gojek. Bahkan aplikasi ini telah merambah 4 kota di kawasan Asia Tenggara. Ini sebagai nilai tambah dalam membangun kerja sama dengan Gojek yang menjangkau publik secara luas.

BNPB berharap kerja sama seperti Gojek ini tidak hanya dilakukan oleh pihaknya tetapi sektor lintas. Hal tersebut tidak terlepas bahwa penanggulangan bencana melibatkan banyak sektor serta melibatkan multipihak. Salah satunya Lembaga usaha, seperti Gojek, terkadang memiliki kapasitas yang besar dan dibutuhkan untuk melengkapi kesenjangan dalam penanggulangan bencana.

Dalam peresmian kerja sama hari ini (19/2), Shinto menegaskan bahwa sejalan dengan DNA Gojek yang berfokus kepada perluasaan dampak sosial yang positif, kerja sama dengan BPNB, ini merupakan perwujudan komitmen jangka panjang Gojek sebagai perusahaan anak bangsa dan bagian dari masyarakat Indonesia.

Selanjutnya, kerja sama akan dirinci lagi ke dalam perjanjian kerja sama (PKS) di antara unit teknis di lingkungan BNPB. Secara detail, pembahasan teknis lanjutan akan dilakukan oleh unit teknis BNPB dengan pihak Gojek.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Gojek menyerahkan donasi sebesar Rp 1 milyar untuk membantu fase pemulihan pascabencana banjir yang melanda Jabodetabek pada awal 2020 lalu. Donasi tersebut berasal dari kebaikan hati puluhan ribu masyarakat Indonesia pengguna dan mitra ekosistem Gojek. Penggalangan dana untuk banjir Jabodetabek ini dilakukan dengan memanfaatkan platform GoGive, layanan donasi online Gojek dengan Kitabisa.com, sementara penyaluran donasi terkumpul akan dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Tidak berhenti di situ, komitmen Gojek untuk ketangguhan bencana dipertegas melalui kerja sama yang tertuang di nota kesepahaman dengan BNPB, yang ditandatangani hari ini.

Source: https://bnpb.go.id/bnpb-dan-gojek-jalin-kerja-sama-penanggulangan-bencana

Related Post

Bill Gates hingga Jack Ma Sumbang Dana Bantu Korban Corona
Persebaran penyakit COVID-19 atau virus corona semakin meluas. Hingga kini sudah menjangkit 148 negara secara global....
Tik Tok Beri Santunan Rp 100 Miliar untuk Petugas Medis Covid-19 yang Gugur
Satgas Covid 19 menerima sumbangan dari TikTok senilai Rp 100 miliar. Donasi ini ditujukan untuk santunan...
Soft Launching Adexco, Kepala BNPB Harap Indonesia Jadi Laboratorium Manajemen Bencana
Jakarta | Indonesia memiliki sejarah ragam bencana yang memberikan dampak baik korban jiwa dan...
Investasi Bersama Membangun Indonesia sebagai Pusat Pengetahuan dan Teknologi Kebencanaan
JAKARTA – Indonesia memiliki sejarah ragam bencana yang memberikan dampak baik korban jiwa dan...
Kolaborasi Pentahelix Jadi Kunci Penanganan Bencana
Jakarta- Bencana yang datang silih berganti itu sejatinya dapat menjadi pembelajaran bagi Indonesia dan...
Dibalik bencana Tsunami Aceh 2004
Bagaimana Tsunami Aceh membuka mata dunia soal penanggulangan bencana? Simak kronologis lengkap dan pelajaran...
3 Bencana yang sering terjadi di Indonesia dan cara untuk menanggulanginya
Berlokasi di Cincin Api Pasifik, Indonesia harus selalu awas dengan bencana, resiko dan siap...
Berkat pelajaran geografi, seorang gadis Australia jadi pahlawan saat tsunami
Lewat kisah inspiratifnya, ia menyelamatkan lebih dari 100 nyawa saat Tsunami 2004. Baca kisahnya...
Apa saja ancaman bencana yang ada di Indonesia?
Jakarta Pada tahun 2018, Indonesia mengalami berbagai bencana alam. Mulai dari gempa di Lombok,...
BNPB: 20 Tahun Terakhir, Korban Bencana Indonesia Terbanyak Kedua Dunia
Jakarta – Kepala Badan Nasional PenanggulanganBencana (BNPB) Letjen Doni Monardo menyebutIndonesia berada di peringkat...

STAY UPDATED WITH US

Due to concerns over the outbreak of Coronavirus (COVID-19) and in considerations of the health and safety of participants and staff members, we have decided to postpone Adexco exhibition until further notice