Tentang Adexco

It’s time for us to wake up, and act.

Aware. Prepare. Save lives.

General description

Indonesian Disaster

Indonesia merupakan negara dengan populasi nomor 3 terbanyak di Asia dengan jumlah 262 juta jiwa dan sebanyak 40% dari total populasi di Indonesia berpotensi untuk terdampak dari bencana yang mungkin dapat terjadi dimasa mendatang.

Indonesia merupakan negara yang unik dengan berjuta kekayaan alam didalamnya, namun dibalik semua kelebihan itu Indonesia hingga saat ini masih menghadapi permasalahan yang cukup rumit dengan aspek Geologi dan juga Hidrologi-nya. Efek terbesarnya adalah menyebabkan Indonesia seringkali terkena bencana alam yang cukup beragam.

Properti
Industri
Infrastruktur
Air
Tanah
Flora & Fauna
Perhutanan
Asset
Pasar
Produksi
Insurance
Kehidupan
Kesehatan
Kependudukan
Keamanan

Disaster Profile

In Indonesia

Indonesia sangat rawan terhadap berbagai bencana alam, sehingga sering disebut sebagai “supermarket” bencana.

Secara Hidrologi

Indonesia memiliki 407 pola iklim dengan 342 pola zona musim dan 65 pola zona non-musim

Secara Geologis

Indonesia memiliki 500 gunung berapi yang berlokasi di pertemuan antara 3 lempeng litosfer. Selain itu, Indonesia juga berlokasi di 3 area landasan dan diantara dua sirkum

Secara Demografis

Indonesia merupakan negara keempat dengan populasi terbesar di dunia dengan 262 juta penduduk. Dimana 27.3% dengan rentang umur 0-14 tahun, 66.5% dengan rentang umur 15-64 tahun, dan 6.1% dengan rentang umur 64 tahun keatas

Secara Geografis

Indonesia terletak di antara 2 benua dan 2 samudera, yaitu benua Asia dan Australia serta Samudera Pacific dan Samudera Hindia
< 0
Jumlah bencana periode 2005 sampai 2015
0 %
Dari total jumlah bencana adalah bencana Hidrometeorologi
0 %
Dari total jumlah bencana adalah bencana geologi
Pengaruh perubahan iklim juga ikut memberikan kontribusi dalam peningkatan kejadian bencana hidrometeorologi.

Diambil dari data yang dihimpun dalam Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI)-BNPB

- Grafik Jumlah Kejadian Bencana 2005 - 2015 (diolah dari BNPB, 2016)

5 Countries with

The Best Disaster
Management

Sistem alarm pendeteksi gerakan seismik memberi waktu 50-86 detik untuk mendapatkan tempat yang aman


Pemerintah memiliki sistem untuk mengirimkan pesan singkat secara massal melalui telepon selular sebagai peringatan benua
Pemerintah memberikan peringatan dini melalui alarm dan menyiarkan terjadinya bencana


Masyarakat yang tinggal di daerah rentan bencana telah menyiapkan diri mereka dengan membuat bunker di rumahnya
Melakukan pembangungan gedung yang memiliki standar tahan gempa

Memeriksa regulasi gedung bangungan secara periodik

Membekali masyarakat dengan kemampuan untuk bertahan hidup sejak dini
Memasang sistem alarm sebagai peringatan sejak dini kepada masyarakat saat datangnya bencana



Polisi, tim medis, dan tim keselamatan memiliki standar kerja yang terintegrasi saat bencana terjadi
Membangun sebuah beehive bunker, sebuah bunker yang ditujukan untuk mengakomodasi pekerjaan pemerintah agar tetap bisa menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam menjaga keselamatan masyarakat
Masyarakat juga sudah diajarkan untuk menyelamatkan diri pada saat terjadi bencana

IKUTI PERKEMBANGAN KAMI

Ikuti perkembangan kami terkait event ADEXCO dengan mengisi form dibawah ini